/*Iklan ---------------------------------------------- */

Lirik Coffternoon - Halte Usang & Seorang Bujang Lyrics

Senin, 01 Februari 2016

sebuah halte usang tempat menunggu
duduk seorang bujang menggenggam rindu
kekasih hatinya tak datang
gemetar bujang bertahan

sebuah halte usang gudang harapan
hanyutkan kenangan terguyur hujan
kekasih hatinya belum datang
tersapu angin menghilang

menanti ia pada siang
tak henti walau hilang terang
merpatinya telah jauh terbang
ke langit tanpa terpandang haaa

haaa haaa haaaaa
haaa haaa haaaaa
huuuu huuuu

sebuah halte usang tempat menunggu
terduduk seorang bujang masih merindu
kekasih hatinya takkan datang
semoga didekap orang

kekasihnya tak akan datang
sebab telah didekap orang
kekasihnya tak akan datang
sebab telah didekap orang haaa
Baca Selengkapnya - Lirik Coffternoon - Halte Usang & Seorang Bujang Lyrics

Lirik Coffternoon - Lapar Mata Lyrics

Sabtu, 30 Januari 2016

nanti saat kita sudah menautkan janji
disaksikan Tuhan, butakan mataku
nanti saat hanya namamu di denyutan nadi
bisikan pada Tuhan, tulikan telingaku

tak ingin ku melihat
tak ingin ku mendengar

ooh karena melihat adalah
kelaparan yang sesungguhnya
aku memilih buta agar tak lagi terpana

oooh karena mendengar adalah
kehausan yang sesungguhnya
aku tak mau tergoda hijaunya rumput tetangga

karena ku punyamu, karena ku punyamu
karena ku punyamu

tak ingin ku melihat
tak ingin ku mendengar

ooh karena melihat adalah kelaparan
ooh karena melihat adalah kelaparan yang sesungguhnya
aku memilih buta agar tak lagi terpana
oooh karena mendengar adalah kehausan yang sesungguhnya
aku tak mau tergoda hijaunya rumput tetangga

karena ku punyamu, karena ku punyamu
karena ku punyamu

nanti sampai kita lelap berlangitkan di bumi
Baca Selengkapnya - Lirik Coffternoon - Lapar Mata Lyrics

Lirik Coffternoon - Sepucuk Rindu Di Pucuk Waktu Lyrics

Senin, 25 Januari 2016

kita pernah berhujan berdua
mungkin kau masih ingat dinginnya
menusuk tulang, mengkerutkan jari
tapi lebih dingin dari merindumu

kita pernah bernyanyi berdua
lagu yang hanya untukmu saja
walau telah usang ditelan hari
ku nyanyikan lagi karena merindumu

berkali sudah ku bunuh
berkali itu pula ia hidup
dan meratah otakku, meminum akalku

berkali telah ku obati
berkali pula ia lagi, perih
dan semakin menjadi, semakin menjadi

kita pernah berdua tertawa
mungkin karena telah lelah berduka
keringlah mata saat bersama
basah lagi ia karena merindumu

kita pernah berdua terluka
atau hanya aku yang berdarah
melihat ada bagai tiada
robek lagi luka saat merindumu

berkali sudah ku bunuh
berkali itu pula ia hidup
dan meratah otakku, meminum akalku

berkali telah ku obati
berkali pula ia lagi, perih
dan semakin menjadi, semakin menjadi

berkali sudah ku bunuh
berkali itu pula ia hidup
dan meratah otakku, meminum akalku

berkali telah ku obati
berkali pula ia lagi, perih
dan semakin menjadi, semakin menjadi
Baca Selengkapnya - Lirik Coffternoon - Sepucuk Rindu Di Pucuk Waktu Lyrics

Lirik Coffternoon - Gadis Pas-Pasan Lyrics

aku menyuka engkau
sederhana berbedak
aku menyuka engkau
bergincu nyaris tidak

tiada yang engkau lebihkan
secantik kau diciptakan

aku menyuka engkau
yang lahap saat makan
aku menyuka engkau
nyaris tanpa wangian

tiada yang engkau lebihkan
namun mataku tertawa

gadis pas-pasan tak berteman riasan
wajarlah sukaimu
matamu peluru muara perindu

gadis pas-pasan seadanya menawan
wajar jatuh hatiku
tapi ku tak mampu jatuhku terlalu

aku terpikat engkau nyanyikan apa saja
aku terpikat engkau pada segala warna
tiada yang engkau lebihkan, sempurna kau diturunkan

gadis pas-pasan tak berteman riasan
wajarlah sukaimu

gadis pas-pasan tak berteman riasan, wajarlah sukaimu
matamu peluru muara perindu
gadis pas-pasan seadanya menawan, wajar jatuh hatiku
tapi ku tak mampu jatuhku terlalu

kita pernah berdua tertawa
mungkin karena telah lelah berduka
keringlah mata saat bersama
basah lagi ia karena merindumu

kita pernah berdua terluka
atau hanya aku yang berdarah
melihat ada bagai tiada
robek lagi luka saat merindumu

berkali sudah ku bunuh
berkali itu pula ia hidup
dan meratah otakku, meminum akalku

berkali telah ku obati
berkali pula ia lagi, perih
dan semakin menjadi, semakin menjadi

berkali sudah ku bunuh
berkali itu pula ia hidup
dan meratah otakku, meminum akalku

berkali telah ku obati
berkali pula ia lagi, perih
dan semakin menjadi, semakin menjadi
Baca Selengkapnya - Lirik Coffternoon - Gadis Pas-Pasan Lyrics

Lirik Coffternoon - Amira Lyrics

sudah terlalu lama
mereka menikmati
jadi hakim kita
sutradara kita

mungkin sudah waktunya
naskah kita buka
tentukan tokoh kita
hargai hati kita

tutup telinga, amira
mendengarlah dengan dada
biar getar yang bicara
kata-kata suara membunuh kita

takdir di depan, amira
esok masih rahasia
mereka bukan siapa-siapa

jika benar dunia panggung sandiwara
berperanlah kita demi kisah kita

tutup telinga, amira, mendengarlah dengan dada
biar getar yang bicara, kata-kata suara membunuh kita
takdir di depan, amira, esok masih rahasia
mereka bukan siapa-siapa

tutup telinga, amira, mendengarlah dengan dada
biar getar yang bicara, kata-kata suara membunuh kita
takdir di depan, amira, esok masih rahasia
mereka bukan siapa-siapa

(tak mudah tutup telinga dan mendengar dengan dada
meski getar yang bicara, kata-kata suara-suara bunuh semua)
Baca Selengkapnya - Lirik Coffternoon - Amira Lyrics

Lirik Coffternoon - Tuhan Maha Romantis Lyrics

bukan bukan bukan tiada inginku
mencari pelabuhan lain selain dirimu
hanya hatiku masih tercuri
tak dikembalikan, tak dikembalikan

bukan bukan bukan tiada sanggupku
menyemai benih bunga lain selain hatimu
hanya wangimu masih selimuti
belum hendak hilang, belum hendak hilang

Tuhan Maha Romantis
dianginkannya engkau di hatiku yang kekeringan
Tuhan Maha Romantis
disepertikannya kau terang di hatiku yang kegelapan

Tuhan Maha Romantis
dianginkannya engkau, dianginkannya engkau

Tuhan Maha Romantis
dianginkannya engkau di hatiku yang kekeringan
Tuhan Maha Romantis
disepertikannya kau terang di hatiku yang kegelapan
Baca Selengkapnya - Lirik Coffternoon - Tuhan Maha Romantis Lyrics

Lirik Coffternoon - Terpesona Bunga (feat. Maria Delta) Lyrics

menujumu rembulan telah seribu kali merayu
mentari tuk pulang ke rumah aaa
menujumu butuh banyak waktu

pikirkanku seperti menguras habis akalmu
kering otakmu tanpa logika
pikirkanku tundukkan nalarmu

andai nanti kelopakku layu
engkau tetap kupu-kupu
sampai nanti hingga di daunmu
tuhan cabut saja sayapku

khayalkanmu sesulit menuliskan sebuah lagu
kosong otakku tak kenal nada aaa
khayalkanmu penjara imajiku

andai nanti kelopakku layu
engkau tetap kupu-kupu
sampai nanti hingga di daunmu
tuhan cabut saja

andai nanti kelopakku layu
engkau tetap kupu-kupu
sampai nanti hingga di daunmu
tuhan cabut saja sayapku
Baca Selengkapnya - Lirik Coffternoon - Terpesona Bunga (feat. Maria Delta) Lyrics

Lirik Coffternoon - Sepanjang Hari Lyrics

pagi itu mentari berdiri malu-malu
burung-burung pun berkicau tak merdu
terpesonamu

siang itu mawar-mawar sepakat melayu
wajah langit pun seakan tak biru
tergilaimu

sore ini rembulan cemas tunggui
hanya cahayamu tak abadi
ku tatapmu oh bergeletar tubuhku
kau aksara lisanku

malam ini sudikah kau jadi bunga tidurku
biar gelap tertunduk cemburu
sampai jangkrik bisu

malam ini akankah kau sejenak lebur di mimpi
hingga embun menciumi hari
hingga fajar lagi

sore ini rembulan cemas tunggui
hanya cahayamu tak abadi
ku tatapmu oh bergeletar tubuhku
kau aksara lisanku

malam ini sudikah kau jadi bunga tidurku
biar gelap tertunduk cemburu sampai jangkrik bisu

malam ini sudikah kau jadi bunga tidurku
biar gelap tertunduk cemburu sampai jangkrik bisu
malam ini akankah kau sejenak lebur di mimpi
hingga embun menciumi hari, hingga fajar lagi
Baca Selengkapnya - Lirik Coffternoon - Sepanjang Hari Lyrics

Lirik Coffternoon - Romansa Manusia Lyrics

nyanyikanlah untukku
senandung pikatmu
di bawah rimbun perdu
jemputkan nyenyakku

kau piara doa-doa dosa
kau piara pelita

dongengkanlah pujaan
romansa manusia
di batas rumah tuhan
dinding tanpa jalan

lukiskanlah untukku rimba di tawamu
di muka senyum ibu lengkapkan surgaku
kau piara doa-doa dosa, kau piara pelita

dongengkanlah pujaan romansa manusia
di batas rumah tuhan, dinding tanpa jalan
puisikan pujaan sajak perpisahan
di kernyit insan tentang perempuan
Baca Selengkapnya - Lirik Coffternoon - Romansa Manusia Lyrics

Lirik Coffternoon - Perempuan Hati Peluru Lyrics

di antara mata berjuta yang ada
kau sungguh berbeda, menatap biasa
tapi jerat pandangku, rajutkan khayalanku huu

di tengah bicara, tajam bagai panah
kau berdiam saja, tak berkata-kata
tapi pikat hatiku, renungkan harapanku huu

perempuan hati peluru
semudah itukah jatuhkanku
aku bahkan belum berdiri
tapi telah kehilangan kaki

perempuan hati peluru
secepat itukah membunuhku
aku bahkan belum terlahir
tapi lebih dulu tersingkir

di antara mata berjuta yang ada
kau sungguh berbeda, menatap biasa
tapi pikat hatiku, renungkan harapanku huu

perempuan hati peluru, semudah itukah jatuhkanku
aku bahkan belum berdiri, tapi telah kehilangan kaki

perempuan hati peluru, secepat itukah jatuhkanku
aku bahkan belum berdiri tapi telah kehilangan kaki
perempuan hati peluru, semudah itukah membunuhku
aku bahkan belum terlahir tapi lebih dulu tersingkir
Baca Selengkapnya - Lirik Coffternoon - Perempuan Hati Peluru Lyrics